• Sabtu, 13 Agustus 2022

Selain 6 Sudah Jadi Tersangka, Polda Banten Cari 6 Buruh Lagi, Terkait Demo Masuk ke Ruang Kerja Gubernur

- Senin, 27 Desember 2021 | 15:24 WIB
Konferensi Pers Polda Banten terkait Kasus Buruh Duduki  Kursi Gubernur  (Istimewa)
Konferensi Pers Polda Banten terkait Kasus Buruh Duduki Kursi Gubernur (Istimewa)

 

FAKTAIDN - Pasca laporan dari Kuasa Hukum Gubernur Banten terkait aksi buruh yang menerobos masuk ke dalam ruang kerja Gubernur pada aksi menuntut revisi Upah Minimum, Rabu (22/12/2021) lalu, Polda Banten ternyata langsung gerak cepat mengamankan pihak tersangka dari oknum buruh

Ada 6 orang oknum buruh yang kemudian ditetapkan menjadi tersangka

Keenam oknum buruh yang diamankan yakni AP (46), laki-laki, warga Tigaraksa, Tangerang; SH (33), laki-laki, warga Citangkil, Cilegon; SR (22), perempuan, warga Cikupa, Tangerang; SWP (20), perempuan, warga Kresek, Tangerang; OS (28), laki-laki, warga Cisoka, Tangerang; dan MHF (25), laki-laki, warga Cikedal, Pandeglang. 

Baca Juga: Ditetapkan Jadi Tersangka, Buruh yang Angkat Kaki di Atas Meja Gubernur Banten Minta Maaf

“Pasca mengetahui identitas pelaku, kurang dari 24 jam pasca pelaporan, penyidik Ditreskrimum melakukan rangkaian penangkapan terhadap para pelaku sejak Sabtu (25/12) dan Minggu (26/12)," ujar Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga dalam Press Conference yang didampingi oleh Dirreskrimum Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, dan Kuasa Hukum Gubernur Banten Asep Abdulah Busro dari ABP Law Firm, Senin, 27 Desember 2021.

Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Ade Rahmat Idnal menyampaikan, keenam tersangka oknum buruh tersebut dijerat dengan pasal yang berbeda-beda. 

Baca Juga: 6 Buruh yang Masuk ke Kantor Gubernur Banten Ditetapkan Tersangka, 4 Pelaku Tidak Ditahan

“Dari hasil penyidikan empat tersangka yaitu AP (46), SH (33), SR (22), SWP (20) dikenakan pasal 207 KUHP tentang secara sengaja di muka umum menghina sesuatu kekuasaan negara dengan duduk di meja kerja Gubernur, mengangkat kaki di atas meja kerja Gubernur dan tindakan tidak etis lainnya, dengan ancaman pidana 18 bulan penjara," ujar Kombes Ade. 

Halaman:

Editor: Rizal Muhammadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekerasan Seksual di Banten Makin Darurat?

Jumat, 29 Juli 2022 | 05:27 WIB
X