Begini Upaya DPD RI Lindungi Warga dari Pinjol Ilegal

- Senin, 20 Juni 2022 | 12:04 WIB
Komite IV DPD RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten pada Senin 20 Juni 2022. (FaktaIDN/Faqih)
Komite IV DPD RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten pada Senin 20 Juni 2022. (FaktaIDN/Faqih)

FAKTAIDN - Komite IV DPD RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten pada Senin 20 Juni 2022.

Kunjungan ini dalam rangka penyusunan RUU tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro.

Rombongan Komite IV DPD RI dipimpin oleh Sukiryanto, yang disambut oleh Rektor Untirta Fatah Sulaiman, di Gedung Auditorium FEB Untirta, Jl. Raya Palka Km. 03 Sindangsari, Pabuaran Kabupaten Serang, Banten.

Baca Juga: Dihadiri 17 Delegasi Luar Negeri, Side Event Y20 Resmi Dibuka di Manokwari

Anggota DPD RI Dapil Banten, TB. M. Ali Ridho Azhari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar DPD RI untuk merubah Undang-undang, guna meminimalisir pinjaman online (Pinjol) ilegal.

"Jadi menurut berita terakhir ada sekitar Rp300 triliun uang yang sudah beredar di masyarakat tapi hampir mayoritas pinjaman ilegal, karena meresahkan masyarakat," ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, pinjaman ilegal telah meresahkan masyarakat. Sebab, cukup bermodalkan KTP, warga akan dengan mudah mendapatkan pinjaman.

Baca Juga: Menteri Nyambi Kampanye Nyapres, Pertunjukan Perilaku Politik Yang Tidak Beretika

"Karena memang salah satunya itu mempermudah pinjaman, yaitu hanya dengan foto KTP dan juga langsung di kirim ke rekening masing-masing," katanya.

Halaman:

Editor: Rizal Muhammadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

97 Pendaftar Berebut 7 Kursi Bawaslu Banten

Sabtu, 2 Juli 2022 | 07:22 WIB

Opar "Legowo" Jika Bapenda Banten Direformasi

Rabu, 29 Juni 2022 | 05:18 WIB
X