• Kamis, 8 Desember 2022

Sekolah, Tempat Ibadah dan Puluhan Rumah Rusak Akibat Fenomena Tanah Bergerak di Bogor, Ini Penjelasan BNPB

- Selasa, 20 September 2022 | 19:50 WIB
Fenomena pergerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Bogor (BNPB)
Fenomena pergerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Bogor (BNPB)

FAKTAIDN - Sebanyak 1.020 jiwa dan 278 KK turut terdampak akibat terjadinya pergerakan tanah yang terjadi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin 19 September 2022 kemarin.

Namun, hanya 41 orang yang terpaksa mengungsi ke Villa Roso dan Posko BPBD Kabupaten Bogor yang ada tak jauh dari lokasi kejadian lantaran kediamannya mengalami kerusakan akibat adanya fenomena alam tersebut.

"Berdasarkan data hari ini (Selasa), sebanyak 246 rumah terdampak, sedikitnya 9 rumah rusak berat dan 73 rumah rusak ringan. Lalu ada 1 fasilitas pendidikan dan 1 musola juga terdampak," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dikutip dari pmjnews, Selasa 20 September 2022.

Baca Juga: Nanang Didesak Mundur dari Jabatan Kakanwil Kemenag Banten, Ko Bisa?

Baca Juga: Modus Minta Dipijat, Ustadz di Jambi Malah Bablas Cabuli Dua Santri Laki-laki, Ini Kronologinya

Bukan hanya itu, ruas jalan di Kampung Curug tak bisa dilewati semua kendaraan akibat rusak parah. Hingga warga setempat dilaporkan membangun jalur darurat untuk bisa sampai ke daerah terdampak.

"Untuk listrik telah dipadamkan untuk menghindari adanya hubungan arus pendek maupun hal yang tak diinginkan lainnya," ujar Abdul.

Menurut assesment sementara tim BNPB, fenomena pergerakan tanah dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan sejak Rabu 14 September 2022 lalu di wilayah tersebut

Baca Juga: Ini 3 Nama Calon Anggota Bawaslu Banten yang Lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan

Halaman:

Editor: Yandi Sofyan

Sumber: BNPB, PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X