• Selasa, 7 Desember 2021

Penangkapan 3 Ustadz Oleh Densus 88 Melanggar Hukum? Barang Bukti Yang Disita Tak Boleh Diketahui Keluarga

- Rabu, 17 November 2021 | 10:01 WIB
Keterangan Pers Keluarga terhadap penangkapan oleh Densus 88 (Tangkapan layar YouTube MimbarTube)
Keterangan Pers Keluarga terhadap penangkapan oleh Densus 88 (Tangkapan layar YouTube MimbarTube)

FAKTA - Tim Advokasi Ulama beserta istri-istri dari 3 orang ulama yang ditangkap oleh Densus 88 memberikan keterangan dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube MimbarTube, Selasa (16/11/2021) malam.

Menurut keterangan para istri ulama yang dituduh teroris oleh Densus 88, ketiga orang ulama tersebut yakni Ustadz Farid Okbah, Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad, ditangkap selepas waktu shalat Subuh.

Pasca penangkapan, petugas Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah-rumah ulama tersebut. Namun upaya penggeledahan tersebut dinilai telah melanggar.

Baca Juga: PDRI Sebut Polri Menebar Fitnah Tentang Partainya, Terkait Penangkapan Ulama yang Dituduh Teroris

"Ya udah mereka acak-acak yang di ruang tamu ini. Nunjukin surat tapi nggak dikasih ke kita, saya bilang kalau mau masuk rumah saya harus dilepas semua," tutur istri Ustadz Farid Okbah, dalam siaran Youtube MimbarTube.

Istri Ustadz Farid bersama menantunya meminta agar barang-barang bawaan dan atribut yang dikenakan Densus 88 dilepaskan jika ingin menggeledah rumah, karena merasa takut akan ditaruh sesuatu yang mungkin memberatkan.

"Saya mohon kepada murid-murid atau semua yang mendengar Ustaz Farid, barangkali ini adalah fitnah atau apa, minta didoakan," harapnya.

Baca Juga: Kepala Samsat Cikande: Dongkrak Pendapatan dengan Cara Jemput Bola

Sementara istri Ustadz Ahmad Zain An-Najah menceritakan bahwa petugas yang datang ke kediamannya masuk melalui asrama putri di pesantren yang juga menjadi kediamannya.

Halaman:

Editor: Rizal Muhammadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspadai Kekerasan Berbasis Gender di Media Sosial

Minggu, 28 November 2021 | 20:01 WIB
X