Gara-gara Hina MUI Banten di Medsos, Seorang Pria di Serang Dijebloskan ke Penjara

- Senin, 20 Juni 2022 | 18:34 WIB
Tersangka pemilik akun Romeo Guiterez saat bersilaturahmi bersama Kepala KSP Jenderal Moeldoko, belum lama ini / dok
Tersangka pemilik akun Romeo Guiterez saat bersilaturahmi bersama Kepala KSP Jenderal Moeldoko, belum lama ini / dok

FAKTAIDN - Seorang pria asal Kabupaten Serang, RM (44) dijebloskan ke penjara atas dugaan pelanggaran UU ITE usai mengunggah status yang dianggap menghina MUI Banten di akun media sosial miliknya.

Melalui platform facebook dengan nama akun Romeo Guiterez, tersangka RM membuat status yakni salah satunya dengan menyebut MUI haram dengan 'fatwa sengklek' lantaran mengeluarkan fatwa hukum soal mengaji di trotoar yang bisa menjadi haram.

"Dari laporan yang dilakukan oleh MUI Banten bahwa telah terjadi postingan dari tersangka yang menyinggung perasaan MUI Banten terutama ulama-ulama di Banten. Ujaran kebenciaj diangkat ke publik oleh pelaku melalui akun facebook Romeo Guiterez pada bulan April lalu, ada 3 postingan yang mendeskreditkan MUI Banten," ucap Kasubdit IV Siber Ditreskrimsus Polda Banten, Kompol Wendi Andrianto kepada awak media, Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Begini Upaya DPD RI Lindungi Warga dari Pinjol Ilegal

Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi hingga ahli bahasa dan ahli ITE, didapati hasil bahwa tersangka RM telah membuat ujaran kebencian terhadap MUI Banten di akun facebook miliknya.

"Tim penyidik berhasil mengidentifikasi dan menangkap pemilik akun facebook atas nama Romeo Guiterez alias RM (44) pada Rabu (8/6) lalu dan menjadikannya sebagai tersangka," ungkap Wendi.

Kepada petugas, tersangka RM mengaku sengaja membuat status facebook bernada ujaran kebencian terhadap MUI Banten karena merasa sakit hati atas keluarnya fatwa hukum mengaji di trotoar jalan yang berpotensi haram dilakukan.

Baca Juga: Dihadiri 17 Delegasi Luar Negeri, Side Event Y20 Resmi Dibuka di Manokwari

"Tersangka merasa sakit hati dan tersinggung karena tersangka pernah mengaji di trotoar juga. Itu imbas dari keluarnya fatwa MUI itu," ujar Wendi.

Halaman:

Editor: Rizal Muhammadi

Sumber: Fakta Banten Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X