Tiga Mantan Manajer Proyek Blast Furnace Krakatau Steel Kembali Diperiksa Kejaksaan Agung

- Kamis, 23 Juni 2022 | 06:27 WIB
Krakatau steel (Faktabanten.co.id)
Krakatau steel (Faktabanten.co.id)

FAKTAIDN - Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan pabrik Blast Furnace Complex (BFC) PT Krakatau Steel.

Kali ini penyidik memeriksa tiga orang saksi yang memiliki peran sebagai pelaksana lapangan proyek pabrik BFC Krakatau Steel.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Ketut Sumedana menjelaskan terkait indentitas dan tupoksi para saksi dalam proyek BFC tersebut.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Pemberangkatan Calon TKW Ilegal ke Saudi, Pelaku Dibekuk di Jalan Tol Tangerang-Merak

Saksi pertama, yakni berinisial DK, menjabat sebagai Manager Proyek PT Krakatau Engineering. DK diperiksa kaitannya yakni pada BFC Project periode 1 Desember 2013 sampai 25 Juli 2014, saat itu menjabat sebagai Deputi Site Manager Area COP (Coke Oven Plant).

"DK ini yang bertugas merencanakan, memimpin dan mengkoordinasikan proyek," ujar Ketut dalam keterangan tertulisnya Rabu (22/6/2022).

Dijelaskan Ketut, DK memiliki kewenangan melakukan monitoring terhadap pekerjaan sesuai jadwal. Kemudian pada periode 26 Juli 2014 sampai 31 Desember 2017, DK menjabat selaku Area Manager COP, yang bertugas mengadakan koordinasi dengan staf di lapangan serta instansi (subkontraktor atau owner), dan memberikan petunjuk, mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Baca Juga: Kejari Ngaku Terima SPDP dari Polresta Serang Kota, Nikita Mirzani Berstatus Tersangka

Selanjutnya DK pada periode 2 Januari 2018 sampai 31 Desember 2019, menjabat selaku Project Manager yang bertugas selaku wakil PT KE mengendalikan proyek di lapangan.

Halaman:

Editor: Rizal Muhammadi

Sumber: Fakta Banten Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X