• Kamis, 8 Desember 2022

Mengenal Sejarah Panjang Mulud, Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Banten

- Sabtu, 24 September 2022 | 14:00 WIB
Sebuah keranda berbentuk ikan siap digunakan untuk panjang mulud (Banten Raya)
Sebuah keranda berbentuk ikan siap digunakan untuk panjang mulud (Banten Raya)

FAKTAIDN - Panjang mulud adalah tradisi peringatan maulid Nabi Muhammad SAW khususnya di Banten.

Panjang mulud adalah sebuah kearifan budaya lokal yang terus berkembang setiap tahunnya.

Dikutip dari website Kemendikbud, perayaan Panjang mulud yang dilakukan secara massal telah ada sejak masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa yaitu sekitar tahun 1651 M-1672 M.

Baca Juga: Hati-hati, Ternyata Niat Shalat Rebo Wekasan Itu Haram, Begini Penjelasan Prinsip Kaidah Fiqih

Kala itu perayaan Panjang mulud dilakukan dengan sangat meriah.

Pada masa pemerintahan Belanda bahkan Jepang, perayaan Panjang mulud masih tetap berlangsung namun tidak semeriah pada masa kesultanan.

Panjang mulud menurut bahasa terdapat dua kata, yaitu Panjang dan Mulud.

Baca Juga: Berikut Bacaan Surat-Surat Pendek Untuk Sholat Sunnah Rebo Wekasan

Panjang dari bahasa sansekerta berarti hiasan atau dekorasi, sedangkan Mulud berarti kelahiran.

Halaman:

Editor: Rizal Muhammadi

Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X