• Sabtu, 13 Agustus 2022

Pelarian Tersangka Bupati Mamberamo Tengah, Danrem 172/PWY: Jika Ada Prajurit TNI Terlibat, Saya Tanggungjawab

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:09 WIB
Komandan Korem 172/ PWY, Brigjen TNI J.O Sembiring (Foto: Istimewa)
Komandan Korem 172/ PWY, Brigjen TNI J.O Sembiring (Foto: Istimewa)

FAKTAIDN - Kasus dugaan korupsi yang telah menetapkan Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak sebagai tersangka terus bergulir.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama telah berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman untuk memeriksa dan memintai keterangan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi Bupati Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak.

Belum diketahui apa yang ingin digali tim penyidik KPK dari keterangan salah satu anggota TNI AD.

Baca Juga: PKS Apresiasi KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam Perjuangkan Kepentingan Umat Islam

Namun demikian, penyidik belakangan ini sedang fokus mencari keberadaan Ricky Pagawak yang hingga kini masih buron. Ricky diduga kabur ke Papua Nugini dengan bantuan sejumlah pihak.

Menyusul adanya dugaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa ada oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD) di Papua yang terlibat dalam pelarian tersangka suap sekaligus Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak ke Papua Nugini, Danrem 172/PWY Brigjen J.O. Sembiring menegaskan tidak ada prajuritnya yang terlibat membantu pelarian Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak tersebut.

"Sampai saat ini tidak ditemukan indikasi prajurit TNI membantu pelarian RHP ke PNG," ujarnya di Jayapura, Selasa (2/8/2022).

Baca Juga: KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Beri Penghargaan 47 Personil Gabungan TNI-Polri

Jo Sembiring memastikan TNI terus berupaya membantu proses penegakan hukum terhadap RHP. Mereka bahkan ikut melakukan pencarian.

Halaman:

Editor: Rizal Muhammadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X