• Sabtu, 22 Januari 2022

Rubrik Puisi | Puisi Seri Buku Suara Hati Ilalangg, Nasehat Pagi

- Rabu, 1 Desember 2021 | 10:05 WIB
Ilustrasi (Pixabay.com)
Ilustrasi (Pixabay.com)

FAKTAIDN - NASEHAT PAGI


Subuh telah menunjukan hadirnya, tanda mentari akan segera terbangun dari tidurnya
Semangat hidup harus terus dibina, agar nasehat terus menancap asa
Tak ubahnya kita memekik harapan di bawah langit-langit, biarkan ia terbang bersama awan


Lara tak boleh jadi tolakan, sebab hidup berdasar pada keyakinan
Pena dan tinta terus menggerutu, biar ia tuliskan nada seru di kalimat
Tak lekas semangat seperti memecah batu,
pepatah hujan menetes terus maka pecah keniscayaan


Tak enggan luapan batin mengharu, paradoksnya cukup membabi buru
Dogma dan nasehat kadang kontradiktif, namun rasional harus terus murni adanya
Biarkan pepatah tetap jadi nasehat, biar kita tak enggan lupa dibuatnya


Bayangkan saja jika merah adalah marah, maka semangat tak boleh karenanya


Jingga pagi menghaturkan narasi, ada salam di benak para musisi,
Pasti ia membuat lagu kala harmonisasi hati
terukir abadi


Biarkan merah jadi semboyan semangat dan putih jadi mentari hati
Biarkan nada sorak menjadi harmonisasi
Dan kita tetap pada pendirian berkiblat kepada yang maha suci.

 

Abidin

Halaman:

Editor: Abidin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rubrik Cerpen | Mantan Suami

Rabu, 22 Desember 2021 | 15:58 WIB

Cerpen-Musim Rindu

Minggu, 12 Desember 2021 | 00:15 WIB

Tugas Kuliah—Inilah Contoh Skenario Film Pendek!

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:04 WIB
X