• Kamis, 8 Desember 2022

Label Halal Indonesia dari BPJPH Wajib Dicantumkan pada Kemasan Dan Atau Tempat Produk

- Minggu, 13 Maret 2022 | 12:46 WIB
Label Halal Indonesia (Kemenag)
Label Halal Indonesia (Kemenag)

FAKTAIDN - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama telah menerbitkan aturan terbaru tentang label halal yang harus diterapkan pada setiap produk untuk menjelaskan jaminan kehalalan.

Aturan soal label halal tersebut dituangkan dalam Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 tentang Penetapan Label Halal. Surat Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 10 Februari 2022, dan ditandatangani oleh Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham.

Label halal BPJPH Kemenag ini berlaku efektif secara nasional terhitung sejak 1 Maret 2022.

Baca Juga: Logo Halal Terbaru dari Kemenag yang Gantikan Label Halal MUI, Ini Filosofi dan Maknanya

Sementara ditegaskan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, label halal BPJPH ini akan menggantikan label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang dinyatakan tidak berlaku lagi.

Sekretaris BPJPH Muhammad Arfi Hatim menjelaskan, bahwa label Halal Indonesia menjadi tanda suatu produk telah terjamin kehalalannya dan memiliki sertifikat halal yang diterbitkan BPJPH.

Karena itu, pencantuman label Halal Indonesia wajib dilakukan pada kemasan produk, bagian tertentu dari produk, dan/atau tempat tertentu pada produk.

Baca Juga: Menag Yaqut Tegaskan Label Halal MUI Tak Berlaku Lagi; Peraturan Ini Dimulai 1 Maret 2022

"Label Halal Indonesia ini selanjutnya wajib dicantumkan pada kemasan produk, bagian tertentu dari produk, dan/atau tempat tertentu pada produk," kata Arfi Hatim, Sabtu (12/3/2022) dikutip dari website Kemenag.go.id

Halaman:

Editor: Rizal Muhammadi

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X