• Kamis, 8 Desember 2022

Sekjend MUI Tegaskan Label Halal Tak Bisa Ditetapkan Kemenag Tanpa Fatwa MUI

- Minggu, 13 Maret 2022 | 19:55 WIB
Label Halal Indonesia (Kemenag)
Label Halal Indonesia (Kemenag)

Baca Juga: Logo Halal Terbaru dari Kemenag yang Gantikan Label Halal MUI, Ini Filosofi dan Maknanya

Seperti cuitan akun @BossTemlen

"Label halal kok jd jawa centris gini Qut @YaqutCQoumas?" tulisnya sambil menyandingkan gambar label halal yang baru dengan wayang kulit. 

Sementara membalas cuitan akun @BossTemlen, akun atas nama @boed_mr menilai bahwa bentuk label halal tersebut monopoli suku jawa. 

"Katanya kebhinekaan tapi buat logo monopoli satu suku...itu otak ngerti gak arti kebhinekaan...kalo mau mengartikan nusantara apa cuma satu suku...koplak koplak...," tulisnya. 

Netizen lainnya bahkan mengkritisi filosofi dan budaya wayang pada label halal tersebut. 

Akun atas nama Hartono Ahmad Jaiz atau @hajaiz menulis, 

"Label Halal Blm Tentu Halal Gunungan 1. Utk beri aba2 ke sinden & wiyogo, utk awali, akhiri  & pergantian dlm adegan wayang, 2. Simbol mitos kejawen (keyakinan): Sangkan paraning dumadi (dari & ke mana tujuan kejadian mns) bukan mnrt Islam, Jd gunungan blm tentu halal secara Islam," cuitnya. 

Baca Juga: DEMA IAIB dan Penggerak Literasi Adakan Trauma Healing Anak Korban Banjir

Sementara yang lainnya menilai bahwa ada upaya menghilangkan kesan kearab-araban, dari upaya Gus Yaqut yang memimpin Kementerian Agama

Halaman:

Editor: Abidin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X